Usaha Ringan dengan Pendapatan Tinggi

Banyak orang yang berpikiran bahwa untuk membuka usaha atau bisnis dibutuhkan modal yang besar. Padahal modal bukanlah faktor utama penentu kesuksesan dalam berbisnis. Mereka yang masih berpikiran bahwa modal adalah faktor utama merupakan orang-orang yang hanya membelanjakan barang, kemudian dapat barang, dan menjualnya.

Bagi Anda yang tidak memiliki modal besar maka dibutuhkan ketelitian mengenai bisnis apa yang cocok untuk kebutuhan pasar. Ada beberapa bisnis yang dapat Anda pilih, meski termasuk ringan atau kecil tetapi keuntungannya cukup menjanjikan.

Bisnis ringan dengan modal kecil yang dapat Anda coba adalah jualan pulsa. Bisnis pulsa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan karena pulsa saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan. Hampir setiap orang memiliki smartphone, tentunya dibutuhkan pulsa untuk berkomunikasi. Meski tetep mengeluarkan modal untuk deposit, tetapi dana yang dibutuhkan untuk awal tidak lah besar.

Bisnis selanjutnya adalah kuliner. Ini merupakan bisnis yang memang terus diminati para pelaku usaha. Bahkan jika Anda mampu membuat produk yang memiliki rasa yang khas, bisnis kuliner Anda akan mudah memiliki pelanggan. Sebagai contoh saat ini sudah banyak penjual bakso, jika Anda juga ikut membuka usaha jualan bakso dengan rasa yang biasa-biasa saja maka pelanggan kurang tertarik untuk datang ke warung Anda.

Sebaliknya jika Anda menyajikan bakso dengan rasa yang lebih enak dari tempat lain maka warung Anda akan banyak didatangi pelanggan. Modal awal untuk membuka usaha ini juga tidak terlalu besar.

Bisnis ringan yang menjanjikan lainnya adalah membuka usaha laundry. Untuk modal awal untuk membuka usaha ini antara 80-15 juta. Anda disarankan untuk tidak fokus pada keuntungan, melainkan strategi apa yang dibutuhkan untuk menarik pelanggan baru. Misalnya memberikan pelayanan dengan lebih cepat atau membuat member agar mendapatkan harga khusus.

Bagi Anda yang tidak memiliki modal sama sekali maka bisnis dropship menjadi solusi terbaik. Bisnis ini berbeda dengan reseller yang harus membeli barang terlebih dahulu. Jika Anda dropship maka Anda hanya perlu memsarkan barang kemudian jika ada konsumen yang membeli produk Anda maka pihak penyedia barang yang akan mengirimkan ke konsumen dengan atas nama Anda atau toko Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *