Indonesia – Ceko Perkuat Investasi Sektor Industri

Sektor industri menjadi salah satu topik pembahasan kerjasama antara Indonesia dan Ceko. Dalam pertemuan antara Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto  dengan Ketua Senat Republik Ceko Milan Stech fokus utama pembahasan adalah mempercepat negosiasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa.

Indonesia – Ceko secara tidak langsung memang memiliki kerjasama bilateral sejak lama. Potensi kedua Negara yang masih belum tergarap secara maksimal coba ditingkatkan seperti sektor investasi dan eskpor sehingga nantinya bisa memberikan dampak positif kepada kedua Negara di struktur manufaktur dan memperbaiki neraca perdagangan nasional.

Airlangga Hartanto dalam pertemuan tersebut juga menyodorkan peningkatan ekspor Indonesia. Selain itu pemerintah Indonesia sangat berharap bentuk kerjasama lanjutan ini akan semakin menarik investor Ceko untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Salah satu investasi yang memang masuk dalam pembahasan adalah peningkatan investasi di sektor industri karet. Langkah potensial ini menjadi anging segar bagi Indonesia untuk terus masuk dalam jajaran produsen crumb rubber (karet remah) terbesar di dunia. Diketahu bahwa Ceko memiliki pengolahan karet yang besar dalam pembuatan ban.

Di samping itu, lanjut Airlangga, Indonesia memiliki industri kereta api yang sudah mampu memproduksi berbagai komponen dan infrastruktur perkeretaapian. Misalnya, rolling stock, trek rel, hingga sistem persinyalan. Ini menjadi peluang kolaborasi di kedua negara untuk saling transfer teknologi.

“Indonesia dapat dijadikan basis pengembangan industri kereta api. Sejumlah negara seperti Australia, Bangladesh, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Sri Lanka telah memesan dan mengimpor kereta api dari Indonesia,” paparnya.

Dalam pembahasan tersebut juga detail dibahas kerjasama ekonomi industri farmasi dan teknologi untuk pengembangan bagi kedua Negara.

Ketua Senat Republik Ceko Milan Stech sangat menyambut baik penjajakan kerjasama Indonesia-Ceko di beberapa sektor potensial industri. Milan juga menyebut Ceko juga memiliki beberap industri yang memang sudah go internasional dan dikenal di industri dunia. Hal ini sangat bisa membantu kerjasama peningkatan di beberapa sektor kerjasama kedua Negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *